PENDAKIAN GUNUNG GEDE PANGRANGO SEBAGAI BENTUK AMOR CONCERVIS
PENDAKIAN GUNUNG GEDE PANGRANGO SEBAGAI BENTUK AMOR CONSERVIS
NAMA: Muhamad IrpanKELAS: TI25A
Trilogi Universitas Nusa Putra
terdiri dari tiga nilai utama, yaitu Amor Deus (cinta kasih kepada Tuhan), Amor
Parentium (cinta kasih kepada orang tua), dan Amor Concervis (cinta kasih
kepada sesama manusia). Ketiga nilai tersebut menjadi pedoman bagi mahasiswa
Universitas Nusa Putra dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik di
lingkungan kampus maupun di masyarakat.
Pada tanggal 4 Mei 2026, saya
bersama teman-teman melakukan kegiatan pendakian ke Gunung Gede Pangrango.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar perjalanan menikmati alam, tetapi juga menjadi
pengalaman yang mengajarkan banyak hal tentang kebersamaan, kepedulian, dan
rasa saling membantu antar sesama. Dari pengalaman tersebut, saya merasa bahwa
kegiatan ini sangat berkaitan dengan salah satu nilai Trilogi Universitas Nusa
Putra, yaitu Amor Concervis yang memiliki arti cinta kasih terhadap sesama
manusia.
Pendakian gunung membutuhkan kerja
sama dan rasa peduli yang tinggi. Selama perjalanan menuju puncak, kami saling
membantu membawa barang, mengingatkan untuk tetap berhati-hati, serta memberi
semangat ketika ada teman yang mulai merasa lelah. Medan yang cukup berat dan
cuaca dingin membuat kami sadar bahwa kebersamaan sangat penting dalam sebuah
perjalanan. Tidak ada yang berjalan sendiri tanpa memperhatikan kondisi teman
lainnya.
Selain itu, kami juga belajar untuk
saling menghargai dan menjaga satu sama lain. Ketika ada teman yang kesulitan
saat melewati jalur tertentu, teman yang lain langsung membantu tanpa diminta.
Hal sederhana seperti berbagi makanan, air minum, maupun membantu mendirikan
tenda menjadi bentuk nyata dari rasa peduli antar sesama. Dari situ saya
memahami bahwa nilai kemanusiaan tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi
juga bisa diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga memberikan
pengalaman berharga tentang pentingnya menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Pendakian bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi tentang bagaimana perjalanan
tersebut dapat mempererat hubungan pertemanan dan menumbuhkan rasa solidaritas.
Saya merasa kegiatan ini membuat kami menjadi lebih kompak dan saling memahami
satu sama lain.
Menurut saya, nilai Amor Concervis
sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan mahasiswa maupun kehidupan
bermasyarakat. Dengan memiliki rasa cinta kasih terhadap sesama, kita dapat
menciptakan lingkungan yang saling mendukung, menghargai, dan peduli terhadap
orang lain. Pengalaman mendaki Gunung Gede Pangrango ini menjadi salah satu
bukti nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian dapat membuat perjalanan yang
sulit terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, saya semakin
memahami bahwa Trilogi Universitas Nusa Putra bukan hanya sekadar teori, tetapi
nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan nyata. Saya berharap nilai Amor
Concervis dapat terus saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di
lingkungan kampus, keluarga, maupun masyarakat.
Dokumentasi Kegiatan
Referensi
Nilai-Nilai Luhur Trilogi
Universitas Nusa Putra:

Komentar
Posting Komentar